Google Website Translator Gadget

Aug 12, 2011

What If they Ask?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Firman Allah Taala, maksudnya: "Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan dari keterangan-keterangan dan pertunjuk hidayat, sesudah Kami menerangkannya kepada manusia di dalam kitab suci,  mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk. " (159, Surah Al-Baqarah).
"Dan (ingatlah!) ketika Allah mengambil perjanjian setia daripada orang-orang yang telah diberikan kitab, iaitu: Demi sesungguhnya hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada umat manusia dan jangan sekali-kali kamu menyembunyikannya .." (187, Surah Ali Imran).
Dengan nama Allah yang Maha pengasih lagi maha penyayang, Percayalah bahwasanya setiap individu adalah pendakwah tanpa kita sedari, Sama ada berdakwah atau pun didakwah adalah terletak di tangan kita sendiri dan hak kita sendiri.. Tetpuk dada, Tanyalah Iman.. Mungkin ramai yang berpegang kepada perinsip, Hidayah dan Inayah itu terletak ditangan Allah, Nabi SAW sendiri tiada kuasa bagi memberi hidayah.. 

Namun tugas kita bukanlah memberikan hidayah, Tetapi adalah menyampaikan hidayah itu.. Mungkin ada orang diberikan Hidayah melalui laungan Azan, Mungkin ada mereka yang diberikan hidayah melalui lantunan Al-quran, dan mungkin sekali ada yang diberi hidayah melalui akhlak dan melalui usaha dakwah seorang pendakwah..

Mungkin nasib mereka yang bukan islam itu Mati dalam keadaan bukan islam, Namun apakah tugas kita? Mampukah kita duduk sahaja tanpa usaha? Mungkin tempat meraka sudah comfirm Mati dalam keadaan jahil dan tidak mengetahui, Namun percayalah Allah itu adalah Tuhan Yang Adil, Tidaklah dia akan melepaskan seseorang itu tanpa sesuatu perutusan dan pembelaan yang adil, Percayalah, Di padang Mahsyar kelak, Allah akan membentangkan Mahkamah Akhiratnya bagi mereka-mereka ini menuntut Hak-hak mereka, Kepada siapa mereka mahu menuntut hak mereka? Cuba teka? Siapa lagi kalau bukan kita yang Alhamdulillah dikurnakan Hidayah Allah tapi tidak pernah Menyampaikanya.. Mahukah kita terjerat dengan sikap sambil lewa kita hidup didunia? Mahukah kita terjerat dengan sikap pentingkan diri kita? MAhukah kita terjerat dengan sikap kita yang sering mengutarakan " Alah, Kubur Lain-Lain"..

Bagaimana Mahu menyampaikan Sekiranya kita sendiri tidak tahu, Tahukan kita mengapa kita Solat dan ibadah Mengadap Bongkah hitam di masjidil Haram, Tahukan kita mengapa Kita HarusSolat Lima waktu, dan Tahukah kita mengapa kita harus Puasa di Bulan Ramadhan? Jikalau mereka bertanya, Tahukah kita memberikan Jawapanya? Mungkin Jawapan mengikut syariah itu senang, Jawapan mengikut Lojik pemikiran mereka yang belum dianugerahkan cahaya Hidayah itu bagaimana?


Situasi Arah Kiblat

Non-Muslim,
"Kenapa, Saya tengok umat islam menghormati batuan hitam di Mekkah sana? Pusing 7 kali lah,  Asal nak sembayang je mengadap kiblat, Meninggal pun mengadap kiblat.. Kemudian dilarang pula membuang air mengadap kiblat.. Kenapa ya?
Si muslim,
"Kabbah itu merupakan Kiblat bagi kami Umat islam atau ringkasnya Baitullah atau Rumah Allah iaitu tuhan Kami, Oleh kerena itulah kami menghormati Kaa'bah itu"
Non-Muslim,
"Ohh, Itukah, Baitu.."
Si muslim,
"Baitullah"
Non-Muslim,
"Rumah Allah, Tuhan kamu Tinggal itu dalam batukah?"
Muslim,
"Tidaklah, Tuhan kami tidak ada didalam Kaa'bah, Bahkan tuhan kami tinggal di araysh nya..'
Non-Muslim, 
"Habis kenapa kamu sembah itu batu kalau tuhan kamu tidak ada didalamnya?"
Muslim, 
" Ok, Lets say, Kamu selalu menonton TV bukan, Kamu tonton Bola, Kamu tonton Badminton, dan kamu Tonton Movie.."
Non-Muslim,
"Hah, Yalah, Apa kenemengena dengan ini cerita/"
Muslim,
" Selalu Kamu Tengok TV kah, Atau kamu tonton perlawanan Badminton?
 Non-Muslim,
"Saya tonton Perlawanan Badminton lah"
Muslim,
" Tapi Kamu tengok Tv, Bukan Tengok Perlawana Badminton,
Non-Muslim, 
"Tidak.. Saya Tengok Perlawanan Badminton.."
Muslim,
" kalau begitu, Kamu cuba lihat Belakang Tv itu, Ada perlawanan Badminton? Tidak Ada Bukan.. Begitulah Situasi kami sebagi Seorang Muslim, Dimana, kami bukan menyambah batuan yang kamu katakan itu, Tetapi kami menyembah Allah SWT, Kaa'bah yang kamu anggap sebgai hanya sekadar batuan itu adalah salah satu medium kamu bagi kami Meng"View" kewujudan dan Kekuasaan tuhan kami, Dan Kaa'bah dan Masjidil haram itu adalah tempat ibadah kami sbagai seorang muslim..
Non-Muslim, 
Oh Itukah.. Betuljuga kata kamu, saya bukan menonton perlawanan Badminton, Tetapi saya menonton TV, Melalui Tv itu saya menonton Perlawana badminton itu.. Bagus juga itu tuhan islam menunjukan kekuasaanya..
Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w., sabdanya: "Sesiapa yang mengajak ke jalan mengerjakan sesuatu amal yang baik,  adalah baginya pahala sebanyak pahala orang-orang yang menurutnya, dengan tidak mengurangi sedikit pun pahala itu dari pahala-pahala mereka; dan (sebaliknya) sesiapa yang mengajak ke jalan mengerjakan sesuatu amal yang menyesatkan,  adalah ia menanggung dosa sebanyak dosa orang-orang yang menurutnya, dengan tidak mengurangi sedikit pun dosa itu dan dosa-dosa mereka."(Muslim, Abu Daud dan Tirmizi)
 P/s - Bersambung... 

1 comment:

cimie said...

Labbaik Allahumma Labbaik

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Music Player